Penjualan Honda jauh diatas Yamaha

Sabtu, 13 Maret 2010 09:16:12 - oleh : Tunasjaya

Kecuali di Indonesia, Di Seluruh Dunia Penjualan Honda jauh diatas Yamaha

Sekarang kita tidak bicara statistik, tapi bicara masalah kesuksesan penjualan produk Honda secara global. Dimana Honda mampu mendominasi Yamaha tidak saja di sebagain besar regional, tetapi juga dieseluruh dunia secara masif. Bahkan bagi Honda Motorcycle yang menjadi pertanyaan dan tantangan adalah memperlebar selisih penjualan, bukan lagi menjaga keunggulan seperti di Indonesia.

-= Ternyata Iconik Figur alias Penokohan cuma effektif di Indonesia =-

Mau tau kenapa tulisan “Yamaha semakin di depan” nangkring di motor dan werpak Rossi-Lorenzo ? Kenapa keberadaan mereka begitu vital bagi YMKI ? Jawabanya sederhana, pasalnya di Indonesia keberadaan “tokoh” memiliki effek sangat besar bagi penjualan Yamaha. Tidak heran jika Yamaha jepang mengatakan pasar indonesia sangat vital bagi mereka! Di pasar eropa – amerika dan sebagian besar negara asia keberadaan tokoh memang tidak bisa dibilang percuma, namun faktor ini tidak lah terlalu signifikan karena hanya berpengaruh pada segmen tertentu, sportbike misalnya. Itupun tidak menjadi penentu konsumen apakah memilih produk karena faktor Rossi-Lorenzo, tetapi lebih karena kebutuhan dan Value for Money produk tersebut


-= Jaringan dan Lemahnya Flexibilitas Line Up Yamaha dimata konsumen =-

Tidak ada yang meragukan teknologi dan performance Yamaha. Lihat saja teknologi Cross Plane Crankshaft pada YZF-R1, teknologi throttle by Wire YZF R-6 hingga paddle shift pada Yamaha FJR 1300. Ini belum termasuk produk lebih ringan seperti FZ6 hingga Yamaha Fazer 250 yang tentunya lebih superior dibanding Honda CBF 250. Tetapi dari segi oprasional bukan itu yang dibutuhkan konsumen. Terlepas dari adanya speed limit ataupun aturan tahapan sim, yang pasti konsumen lebih membutuhkan motor yang bersifat kompromis ketibang motor yang terlalu terfokus seperti Yamaha. Jaringan Yamaha sendiri memang masih “lemah” dibanding Honda, ini juga menjadi faktor penentu lainya yang cukup signifikan.


-= Di Indonesia kenapa Honda cuma unggul tipis ? Faktor Tokoh atau AHM yang kurang sigap ?

Bisa jadi kedua duanya merupakan faktor penentu. Pertama adalah faktor Tokoh. Jelas Pedrosa bukan Mick Doohan, bahkan Stoner pun jauh lebih dikenal dibandin Pedrosa dan untuk pasar indonesia hal ini tentunya berpengaruh besar, sehingga ketika dihadapkan pada faktor ini Honda tentunya babak belur dibanding Yamaha. Yang kedua adalah kesigapan menghadapi selera pasar. Titik kulminasi terjadi di tahun 2006-7 dimana produk Honda dianggap “produk prasejarah” yang tertinggal dari teknologi hingga model. Beruntung gap antara Honda-Yamaha terlalu jauh. Yang terakhir dan semoga berakhir adalah lambanya Honda merespon selera pasar. Seperti penggantian Honda Tiger, Proses CKD Cbr 150 hingga produk kontroversial CS1. Meski tanda tanda perbaikan strategi AHM sudah mulai terlihat, inilah fakta dibalik sengitnya persaingan antara AHM-YMKI di Indonesia.

Sumber: ducatimonster.wordpress.com

kirim | cetak | pdf

Berita "Berita Terkini" Lainnya